Sudah tiga tahun aku di SMP Negeri 1 Banjarnegara
Ini saat-saat menjelang akhir
dimana aku ikut ujian praktek TIK
Meski sedikit tegang aku merasa bahagia
sebab ternyata ujian ini sangat mudah bagiku.
----------------- Salam kenal aku yang sedang ujian ---
Kamis, 08 April 2010
Ujian Praktek
Diposting oleh Puspita Candra di 19.16 0 komentar
Sahabat sejati , Tips dan Trik
Memiliki sahabat sejati adalah harga paling berharga, karena bersama sahabat
kita bisa menjadi diri sendiri, ia mampu membuat kita bahagia dengan diri
kita sendiri dan memberi motivasi hidup.
Tetapi terkadang muncul perbedaan pendapat, selisih paham atau masalah yang
menguji persahabatan kita. Bagaimana menyiasati ‘ujian-ujian’ yang akan
selalu timbul agar ikatan persahabatan tetap awet ? Psikolog Alexander
Sriewijono membagi tipsnya.
1. Tanyakan pada diri sendiri, apakah kita juga memiliki manfaat bagi
sahabat-sahabat kita ?
2. Selalu bersikap tulus dan jujur, tidak ada kata terpaksa dalam melakukan
sesuatu bagi sahabat.
3. Keep contact. Persahabatan tidak terpisahkan oleh jarak dan waktu. Meski
tak bisa selalu sering bertemu, tanyakan kabar masing-masing melalui
telepon, SMS atau email.
4. Hindari meminjam uang dari sahabat. Jika Anda tidak bisa membayar hutang,
nasib persahabatan bisa menjadi taruhan.
5. Hormati pilihan hidupnya. Meski Anda tidak selalu setuju dengan pilihan
yang diambil oleh sahabat, bukan berarti Anda berhak mengintervensi
hidupnya. Tugas Anda adalah memberikan masukan, segala keputusan tetap ada
di tangannya.
http://hensan.wordpress.com/2007/11/06/sahabat-sejati/
Diposting oleh Puspita Candra di 19.14 0 komentar
Kamis, 25 Februari 2010
tentang hidup . (menurut saya)
hidup itu sebuah panggung sandiwara di mana kita-kita yang jadi pemerannya. kita adalah pemeran utama dalam panggung sandiwara masing-masing. semua yang terjadi dalam panggung sandiwara kita sebenarnya sudah tertulis dalam skenario Yang Maha Kuasa, namun kita tidak mengetahui sebelumnya hanya Beliau yang tahu. kita hanya menjalani kehidupan ini, entah dengan kebaikan atau justru keburukan. skenario itu ada yang masih bisa kita ubah dengan usaha kita (para pemeran) masing-masing, contohnya kepandaian, kekayaan, kesuksesan dan lain-lain. kita dapat belajar dengan giat supaya menjadi pandai, kita dapat berhemat dan menabung agar menjadi kaya, dan kita juga dapat berusaha, menjadi orang yanng ulet,tekun supaya menjadi sukses.
'Pemeran Utama' belum tentu pemeran utama adalah seseorang yang selalu menang, orang yang selalu mnendapatkan yang terbaik. hal ini beda dengan yang ada di sinetro-sinetron, yang biasanya menunjukkan bahwa pemeran utama adalah orang yang selalu memenangkan sandiwara itu. tapi ini bukan seperti itu, kita yang sebagai pemeran utamanya tidak selalu menjadi yang terbaik, mendapat yang terbaik, bahkan memenangkan dalam sandiwara hidup ini. justru malah banyak jatuh bangunnya untuk tetap menjalani kehidupan ini, agar tidak terpontang-panting oleh zaman.
tapi, kadang kita berfikir .. apakah yang sudah kita lakukan adalah menjadi yang terbaik ?? apakah yang sudah kita lakukan itu semuanya benar ?? apakah kita sudah baik di mata Yang Maha Sempurna ?? apakah kita selalu benar di antara yang linnya ?? apakah..apakah..apakah..apakah..??? masih banyak pertanyaan yang belum bisa terjawab. tapi untuk ini saya yakin, bahwa di antara kita belum ada yang selalu benar, yang selalu baik, yang baik di mata Beliau.
tanpa kita sadari pasti kita telah malakukan banyak hal yang membuat Beliau murka, walaupun mungkin menurt kita itu adalah hal yang sepele. karena dari hal yang sepele itulah masalah besar datang. mungkin tak sadar kita telah melanggar larangan-Nya dan tidak menjalankan perintah-Nya. sekarang kita inni hanya bisa membanggakan diri, yang sebenarnya tak ada yang istimewa! kita ini hanya makhluk-Nya yang kecil yang belum ada apa-apanya. jangan pernah anggap diri kita ini yang terbaik dan yang sempurna, karena masih ada Beliau Yang Maha Segalanya. selalu ingatlah kepada-Nya !
x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x) x)
Diposting oleh Puspita Candra di 06.34 0 komentar
Label: hidup .
Jumat, 05 Februari 2010
kepompong . by : sindentosca
dulu kita sahabat
teman begitu hangat
mengalahkan sinar mentari
dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu
* kini kita melangkah berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karna ku sayang
reff:
persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
na na na na na na na na na
semua yang berlalu
biarkanlah berlalu
seperti hangatnya mentari
siang berganti malam
sembunyikan sinarnya
hingga ia bersinar lagi
** dulu kita melangkah berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karna ku sayang
Diposting oleh Puspita Candra di 03.14 0 komentar
sedikit tentang sahabat . .
Arti PersahabatanPosted by Administrator in A (Friday June 30, 2006 at 12:55 am)
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABATMU
Hargai dan peliharalah selalu persahabatanmu
sumber :http://krenungan.org/wordpress/2006/06/30/arti-persahabatan/
Diposting oleh Puspita Candra di 02.32 0 komentar
Label: sahabat ..